Minggu, 17 Februari 2008

PEKERJA IT

Kalok nggak karna perut kriuk-kriuk, sebenarnya awak masih malas bangun. Jarang-jarang kan bisa bangun pagi jam 1/2 11 kalok tak hari minggu. Tapi karena lapar yang tak terhankan lagi hingga menyiksa jiwa (hiperbola - menguatkan efek lapar), tepaksalah awak bangun jugak.
Tak cuci mukak tak gosok gigi awak keluar kamar, langsung ngidupin tipi
"deeeeeeek... mintak sarapan laaa...."
(walopun binikku cerewetnya gak ketulungan, tapi dia cukup sabar ngadapin awak yg super pemalas kalok lg dirumah. Hehehe... cocoklah kami)
nggak lama binik awak datang bawak nasi pakek ikan kakap gule santan, sayor daun ubi ama tofu goreng. Sebenarnya lebih pantas dibilang menu sarapan siang daripada menu sarapan, tapi berhubung lauknya makanan favorit, takpapalah.

Sambil makan awak pun nonton tipi lah. Awak mutar channel Astro Awani, lagi ada acara mengenai hacker-hacker gitu. Cukup menarik. berhubung basic awak juga awalnya dari dunia IT. Sambil terus nonton tipi, tiba-tiba muncul tulisan berjalan gitu
" Rata-rata pendapatan pekerta IT di Indonesia adalah $ 9800/tahun atau Rp. 98 juta/tahun"
Tertegun awak ngeliatnya (tapi sambil tetap ngunyah)
Ini berhubungan dengan nasib semua orang yang sebidang dengan awak soalnya, harus diperjuangkan (jiwa hero awak muncul)

Walo awak juka ga yakin kali kalok info itu valid, tapi kita anggap ajalah betol. Berarti kalok setahun 98 juta berarti sebulan bergaji sekitar 7,5 juta (asumsi 12 bln gaji + 1x THR).
Apa iyaaa????
Setau awak terutama di daerah sumatera utara nggak segitulah..
Pengalaman pribadi awak malah sangat mengenaskan.
Pertama kali sekitar tahun 2000 awak kerja di PT. INDOS***, sebagai pegawai kontrak, bertugas rangkap-rangkap sebagai web admin + designer + programmer. Awal masuk dapat gaji 800ribu, setelah 3 taon kerja gaji naek jadi 1,45 juta. Masih jau dari standart 7,5 juta. Oke... itu mungkin kondisinya 5 taon yang lalu. Kita cari contoh dari masa sekarang.
Si K, kawan kuliah, kerja di Teh Botol So***, kalo ga salah gajinya <= 3 juta, masa kerja diatas 5 tahun. Si H dan Si E, kawan kuliah jugak, di Perusahaan Listr** Nega**, kalo ga salah gajinya <= 4 juta, masa kerja diatas 5 tahun. Si L, kawan kuliah, sebenarnya dia uda satu perusahaan sama awak, tapi masih baru, jadi masih bisa jadi contoh, di NusaN**, kalo ga salah gajinya <= 3 juta, masa kerja diatas 3 tahun. Ga ada yang cocok keknya..?? Itu standarnya untuk semua pekerja IT atau pengusaha IT yah. Ato karena memang kualitas pekerja IT disini tak ada yang paten. Contohnya yah awak, udah 11 tahun ngikutin dunia IT (terhitung sejak 1997 masuk kuliah Ilmi Komputer) tapi ampek sekarang tak bisa apa-apa soal IT. Lagian jaman sekarang ini, susah kayanya kalo mau fokus dan idealis untuk bergerak di dunia IT. Dari seluruh kawan angkatan 97 di Ilmu Komputer paling tidak 95% yang tidak lagi fokus menekuni dunia IT. Ada yang jadi pengusaha, cameraman, pns dll, awak sendiri udah di marketing. Tapi kayanya di Indonesia, hampir di semua jjursan ilmu pengetahuan sama nasebnya kay orang IT. Soalnya jaman sekarang ini kan susah nyari kerja. Dari pada ga dapat kerjaan kan bagusan banting stir. Kaya contoh, kakaknya kawan, kuliah perawat kerjanya jadi sekretaris. Siapa cobak yang mau di suntik?????

3 komentar:

binikmu mengatakan...

memang yang satu ini, kalo lagi dirumah serasa gak punya tangan+kaki...

adara mengatakan...

itu IT yang rambutnya pirang.
Kalo IT yang rambutnya item, atau pirang buatan, jaooooh dari itu.
alasannya kurang propesonal.

rotyyu mengatakan...

Yup benar, gaji orang IT di negri ini memang masih mengkhawatirkan, padahal pekerjaannya lumayan critical....